Pages

6/27/13

cara budidaya jamur merang dengan media jerami

Cara Budidaya Jamur Merang dengan Media Jerami dan Kardus dimana Jamur Merang yang merupakan komoditi yang sangat menjanjikan dalam penjualan dan ekspor import, banyak sekali para kalangan Budidaya Jamur Merang ini menggunakan media seperti kardus, jerami dan lain sebagainya, namun bagi yang baru ingin mencoba usaha budidaya jamur merang ini dan bagaimana prospek kedepannya bisa baca tips singkat budidaya jamur ini, namun kali ini yang akan dibahas adalah dengan media jerami, kalo media kardus nanti akan kita postingakan juga, nah silahkan baca dulu Cara Budidaya Jamur Merang dengan Media Jerami dibawah.

teknik sederhana dalam mengembangkan budidaya jamur merang dengan media jerami

Jamur Merang, Volvariella volvaceae, Straw Mushroom, Fukurotake, Namanya menunjukkan bahwa kekhasan jamur ini ada pada penampakan morfologi volvanya atau tudung. Ketika muda bentuknya bulat makin besar semakin oval membentuk bulat telur. Warna krem ke abu-abuan. Setelah dewasa batangnya memanjang dan nampak tudungnya semakin membuka sampai menyerupai payung. Merupakan jamur yang secara alami tumbuh di daerah iklim tropis.

NUTRISI

Protein 26 – 30 %, Karbohidrat 45 – 50%, serat 9 – 12 % , kadar abu 9 – 13%. Jamur ini juga kaya akan vitamin C, B, mineral dan beberapa jenis asam amino

Cara Budidaya Jamur Merang :

Media tanam berupa kompos yang dibuat dari bahan baku jerami padi, bekatul, kapur, bungkil kedelai dan pupuk kandang. Selain itu diperlukan kompos pelapis dari bahan kapas afkir, bekatul dan kapur.

Jerami dibasahi sampai jenuh kemudian dicampur dengan bahan-bahan lain. Tumpuk dalam jaluran selama beberapa hari. Balik jika diperlukan. Biasanya setelah sekitar 2 minggu kompos telah siap.

Tahap selanjutnya lakukan pasteurisasi dengan uap panas / steam hingga mencapai temperatur 60 Celsius. Turunkan kembali suhu pada 30 celsius jika sudah mencukupi. Taburkan bibit pada kompos pelapis. Jaga suhu agar tetap stabil dan ruangan tetap lembab.

Pada hari ke 14 biasanya jamur sudah mulai tumbuh. Lakukan pengabutan ruangan dan penyiraman untuk menjaga kadar air. Panen bisa mulai dilakukan setelah jamur mencapai ukuran yang dikehendaki konsumen.


0 komentar:

Copyright © 2014 Mata Iwoi. All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Powered by Blogger.